#NaturePlay 1: Sea Aquarium


Kegiatan hari ini, masih dipandu dari akun instagram @quranbasedplay.

Biasanya, sebelum belajar kita membaca buku terkait dengan topik yang akan dibahas.

Kali ini sebelum membaca buku, Ahla & Cia mendengar bacaan QS An-Nahl: 14 yang di dalamnya ada hikmah tentang ikan terlebih dahulu.

Penting untuk menemukan waktu yang tepat ketika Ahla & Cia sudah fokus sebelum lanjut membaca dan mendengar ayat Al-Qur’an. Karena bukan satu dua kali ibu harus minta waktu bicara karena masing-masing rebutan ingin bercerita. Jadi terkadang, ibu membacakannya di awal sebelum belajar, kadang ibu memasukkannya di tengah-tengah kegiatan saat mereka sedang asyik berkarya. 

Kata Allah di QS An-Nahl ayat 14 ini:

“Dan Dialah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur.

Wah. Masya Allah.

Kita saja sering merasa takjub dengan ilmu pengetahuan lewat buku yang dibuat manusia, apalagi dari lisan Allah langsung seperti dalam Al-Qur’an. Takjub banget! Ternyata Allah benar-benar menciptakan bumi dan segala isinya dengan penuh perhitungan. Ekosistem laut yang didesain begitu rupa untuk dimanfaatkan oleh makhluk-makhluk-Nya. Bahkan dengan detail Allah memberi tahu apa-apa yang bisa kita lakukan di laut. Seperti menangkap ikan untuk di makan, membuat perhiasan dari mutiara (tiram)? dan melakukan pelayaran.  

And now…let’s Play!

Seperti di postingan sebelumnya, kita mau coba memanfaatkan benda-benda yang ada di alam untuk dieksplorasi. Jadi kita mengumpulkan bunga dan daun-daun kering yang sudah berjatuhan di sekitar. Sebisa mungkin aku tidak mengajak mereka untuk memetik bunga, kecuali yang tampak liar.

 Sebenarnya ini prinsip aku aja sih, mungkin sebenarnya aman-aman saja memetik bunga. Karena aku pribadi belum tahu bunga apa yang bisa dipetik tanpa merusak tanaman tersebut, dan supaya menghindari mereka memetik bunga sembarangan nantinya.

 Untuk membuat mereka semakin engage dalam permainan, ibu mencoba melontarkan pertanyaan terlebih dahulu,

“Kira-kira…kita bisa buat ikan nggak ya dari bunga-bunga ini?”

Setelah itu, kita melihat pembahasan ikan di dalam buku Ensiklopedi Bocah Muslim. Jujur, sejak awal membuka sesi sekolah-sekolahan di rumah 😄, buku ini membantu sekali untuk jadi referensi tambahan bacaan mereka. Ketimbang ibu yang ngoceh-ngoceh sambil baca google, lebih seru baca buku ini sama-sama karena bahasanya udah disesuaikan sama gaya bahasa anak-anak. 


Pembahasan tentang ikan, masih ada beberapa halaman lain khusus soal ikan.

Ini yang kita suka...Pembahasannya selalu dikaitkan dari sisi Agama Islam.

Ini baru dua buku, masih ada 5 buku lain dengan tema berbeda.


Kapan-kapan kucoba review lengkapnya deh~

Selanjutnya mereka mulai asyik deh merangkai bunga dan daun untuk dibuat menyerupai ikan. Dalam proses itu akhirnya banyak ide-ide yang muncul dari mereka berdua sendiri. Seperti menggunakan batu koral untuk mata dan sirip ikan. Juga membuat anemon laut.

 Mereka juga yang memilih posisi ikan itu diletakkan. Mereka memilih sudut halaman yang dipenuhi rumput liar karena rumput tersebut dijadikan sebagai tumbuhan yang ada di dasar laut.

 Dan akhirnya…

Jadi deh akuarium laut mini kita!

Kelihatannya sederhana banget memang, tapi Ahla & Cia kelihatannya cukup puas karena setelah itu mereka lanjut main pancing-pancingan dan memberi makan ikan dari dedaunan kering.

Alhamdulillah 'ala kulli hal..😊

 


Our Little Sea Aquarium

Untuk melihat Ahla & Cia bermain dengan bahan alam yang lain bisa disimak di sini ya (Update soon):

Comments

Popular posts from this blog

FREE RAMADAN PRINTABLE

#NaturePlay 2: Flower Bouquet

#NatureJournal: 1. Banana Tree